INDIE streaming

Profil Firmansyah Mawero : Bakal Calon Anggota DPRD Tingkat II Kota Bekasi DAPIL III

H. Asep Saputra, SE, MM (Kiri), Firmansyah Mawero (Kanan)
Bekasi, (d'MonitorBekasi) - Sosoknya muda dan sederhana, dia dikenal cukup ramah, mudah bergaul dengan siapa saja, Nama *Firmansyah Mawero* mulai dikenal masyarakat bersamaan dengan amanah yang di emban sebagai ketua DPC Partai NasDem Mustika Jaya Kota Bekasi sejak tahun 2018.

Sebelumnya, meski aktif dibeberapa pengurus organisasi kemasyarakatan nama Firmansyah Mawero, hanya dikenal dikalangan aktivis muda dan ormas, setelah diputuskannya bergabung dalam dunia politik dan ia dipercaya menduduki jabatan sebagai Kader Partai Nasdem, dengan mengantongi sedikit pengalaman serta kemampuannya dalam mengelola organisasi sehingga ia terpilih menjadi ketua DPC Mustika Jaya Partai NasDem, ia pun bertekad ingin ikut andil dalam mencetak sejarah dengan menorehkan darah mudanya untuk ikut andil dalam membesarkan Partai NasDem demi terciptanya perubahan pada bangsa Indonesia.

Sebagai pimpinan tertinggi ditingkat DPC Partai NasDem dari partai politik yang mesih segar bugar yang tengah berkembang pesat nama *Firmansyah Mawero* mulai dikenal oleh banyak orang, kesederhanaanya dalam bergaul membuatnya makin cepat diterima diberbagai kalangan khususnya dikalangan muda, tak heran ia pun selalu dibidik oleh organisasi-organisai masyarakat dan parpol untuk dipercaya duduk sebagai pengurus dalam organisasi kepemudaan.

Sosok pemuda ini selalu aktif dalam organisasi sejak masa sekolahnya, berbagai organisasi telah dilaluinya mulai dari organisasi kepemudaan, organisasi olahraga dan lain sebagainya, Dengan berbekal sedikit Pengalaman dalam berorganisasi membuatnya mampu karena bukan hanya organisasi internal sekolah namun ia juga pernah dipercaya untuk menjadi pengurus di beberapa Ormas Kedaerahan seperti BPPKB Banten & Front Betawi Bersatu, serta menjadi pengurus di Organisasi Kepemudaan FKPPI serta dipercaya sebagai pengurus DPD KNPI Kota Bekasi sampai saat ini (periode 2016-2019).

*Firmansyah Mawero* adalah sosok yang sangat patuh dan sangat mencintai kedua orang tuanya menurutnya karena jasa dan do’a orang tua saya bisa seperti ini. Walaupun ia dikenal sebagai sosok yang ramah namun dia juga orang yang serius dan tegas. *Firmansyah Mawero* yang merupakan anak Pertama dari 4 bersaudara (adik setelah saya meninggal), dilahirkan di Asrama Brimob Cilincing, Jakarta Utara, semasa kecilnya pernah bercita-cita menjadi  anggota Polisi seperti Kakeknya yang notabene seorang anggota Brimob, karena menurutnya dengan menjadi Seorang anggota Polisi,  ia dapat mendedikasikan dirinya pada Negara dan dekat dengan rakyat namun keinginannya terhenti setelah, melalui beberapa pertimbangan karena kondidi perekonomian keluarga pada saat itu.

*Penikmat Olahraga Alam Bebas* 
Remaja yang satu ini sangat menyukai kegiatan alam bebas, seperti Kemping, Trekking dan tentunya naik Gunung, beberapa Gunung yang pernah didaki antara lain: Gunung Gede - Pangrango, Gunung Ciremai, Gunung Salak, Gunung Guntur & Gunung Lawu.

*Jiwa Pemimpin* 
Sejak Sekolah Menengah Pertama mulai muncul dalam bidang seni dan olahraga. Jiwa pemimpin mulai nampak pada sosok Firmansyah Mawero ia selalu kreatif dengan menggerakkan kawan-kawan sebayanya untuk bergabung dalam organisasi-organisasi sekolah dan ia pun selalu membuat gebrakan-gebrakan baru ditengah-tengah lingkungannya, menginjak usia remaja ia memberanikan diri untuk mencoba hal-hal yang menantang dirinya.

*Kembali Ke Kota Bekasi* 
Tahun. 2003 ia kembali setelah mencoba peruntungan di Kota Batam selama 3 tahun, dan merasakan betapa beratnya pekerjaan disebuah dok kapal di Kota Batam, dari awalnya sebagai Helper, Blaster dan terakhir sebagai Rigger, disebuah perusahaan asing di Kota Batam. Tapi akhirnya memutuskan kembali ketempat dimana masa kecil dan dewasa, yaitu Kota Bekasi. Untuk memperluas pertemanan dan pergaulannya ia mengembangkan dirinya dengan bergabung disebuah EO lokal Bekasi, yang sampai.saat ini masih menggelar acara Metal Tahunan, yang bertemakan Bekasi *Bawah Tanah.* 

Di Kota Bekasi ini pula ia mulai belajar menjadi aktivis pemuda, sebagai seorang organizer acara, tidak menjadi hambatan untuk ikut melakukan berbagai kegiatan sosial dimasyarakat sehingga membuat pemuda kelahiran 1979 ini mulai dikenal dikalangan masyarakat khususnya di kalangan pemuda dilingkungan dan Kota Bekasi.

*Penggiat Sejarah & Kebudayaan* 
Seiring berjalannya waktu, pemuda yang kerap dipanggil *Acho* ini,diberikan kesempatan sebagai undangan dibeberapa acara diskusi ,seperti :

# Diskusi Ilmiah Situs Megalit Gunung Padang dan Paparan hasil penelitian Geologi-Geofisika-Arkeologi-Arsitektur-Budaya, bertempat di Komp.LIPI, pada tanggal 14 Maret 2014.

# One Day Seminar "Evidences of lost cultures, from the Last ice age Gunung Padang and Gobekli Tepe Turkey, bertempat di Komp.LIPI, pada tanggal 24 Maret 2014.

# Diskusi " Mengkaji ulang Peradaban Dunia", bertempat di Wisma Mandiri, pada tanggal 14 Mei 2014.

# Rembuk Nasional 2017, di Bidang Rembuk VII, bertempat di JIEC Kemayoran, pada tanggal 23 Oktober 2017

*Karir Politik* 
Proses hukum alam, ia pun langsung memberanikan diri, untuk terjun didunia politik praktis melalui Partai baru yang sedang naik daun. Setelah ia mempelajari visi & misi dan dianggap satu Visi dengannya dan ia putuskan bergabung di Partai NasDem, dan  berkat proses Alam, dan dengan berbekal sedikit pengalamannya berorganisasi sehingga ia didaulat, untuk menjadi ketua DPC Mustika Jaya Partai NasDem.

Dengan berbekal sedikit pengalamannya di organisasi  ia jalankan tugas sebagai ketua DPC Partai NasDem Mustika Jaya kota Bekasi  dengan baik. Keterbatasan finansial bukan menjadi hambatan bagi pemuda yang satu ini untuk berjuang membesarkan partai demi terwujudnya perubahan pada bangsa kita tercinta. Saat ia bergabung dengan dunia politik  ( PARPOL ) ia selalu dihadapkan dengan orang-orang yang selalu berfikir pragmatis, dengan upaya keras ia selalu berfikir  untuk menghilangkan paradigma salah yang sudah mengakar  dan  seolah-olah menjadi budaya politik pada masyarakat indonesia pada umumnya, sabar dan tekun ia percaya paradigma itu perlahan akan terkikis dan idealisme serta nasionalisme akan muncul kembali pada jiwa masyarakat indonesia.

Dedikasi serta loyalitas yang tinggi telah ditunjukkannya sebagai pengurus partai NasDem, sebab ia berpendapat bahwa _“ jika kita bekerja tekun, loyalitas dan tulus, pasti banyak hal baik yang bisa kita berikan untuk masyarakat banyak._

Dengan ketekunan serta solid terhadap partai  ia berhasil membawa nama baik DPC Mustika Jaya Kota Bekasi. Dedikasi serta loyalitas yang tinggi  terhadap partai sehingga ia mendapatkan restu dari partai agar  ikut mencalonkan diri sebagai BACALEG di dapil 3 Kota Bekasi yang meliputi Kec. Bantar Gebang , Kec. Mustika Jaya, dan kecamatan Rawalumbu, ia pun termasuk salah satu CALEG muda dari beberapa CALEG NasDem di DAPIL 3 Kota Bekasi.

*Nama*                  Firmansyah Mawero
*Umur*                   38 Th.
*Pekerjaan*            Karyawan Swasta

*Jabatan dalam Partai*    
Ketua DPC Mustika Jaya Partai NasDem 

*Pendidikan Terakhir*             
Sekolah Menengah Umum
*Alamat*  
Perum BKKBN Blok C1.No.3, Rt.004 / 027 Kel. Mustika Jaya Kec.Mustika Jaya Kota Bekasi

*PENGALAMAN ORGANISASI :*

1. Pengurus DPC BPPKB Banten Kota Bekasi ( 2007-2010 )

2. Wakil Litbang FBB DPC Kota Bekasi ( 2010-2011 )

3. Sekretaris FKPPI Rayon Mustika Jaya (  sampai saat ini )   

4. Ketua Bidang Pariwisata & Budaya DPD KNPI Kota Bekasi ( 2016 -2019 )

5. Ketua DPC Mustika Jaya Partai Nasdem Kota Bekasi 
Read More »

Yerusalem : Siapa Tuan Rumah yang Sesungguhnya?

Bekasi, (d'MonitorBekasi) - Konflik Palestina - Israel, yang selama ini terjadi, membuat sebagian Ummat Islam Indonesia melihat sebagai Perang Agama.

Yerusalem dalam bahasa Ibrani disebut Yerushalayim, sedangkan dalam bahasa Arab disebut al-Quds. Yerusalem merupakan salah satu kota tertua di dunia.

"Filistine" dalam kata Ibrani memiliki arti "Bangsa dari Seberang Laut", yang mana Orang Filistin berasal dari seputar kepulauan Kreta, Yunani. Sementara Agama asli orang-orang Filistin adalah menyembah Dewa".

Filistin pertama kali mendarat di pantai Gaza sekitar abad ke-15 (+ 1500 thn) SM (Kota Gaza adalah sebuah kota Palestina di Jalur Gaza), berangsur semakin banyak, dan akhirnya terjadi konfrontasi dengan nabi Daud (penduduk setempat), dimana akhirnya Nabi Daud (1040 SM - 970 SM) memenangkan perang tersebut, yang kemudian mendirikan kerajaan Israel dengan luas + masih seperti sekarang. Olehkarenanya sampai sekarang bendera Israel bersimbol Bintang Daud. 

Sementara orang-orang Palestina yang sekarang,  mayoritas bukanlah orang-orang Filistin yang dahulu datang dari kepulaun Kreta (Yunani), tetapi sudah dipenuhi oleh orang-orang suku Arab Muslim dan Arab Nashrani, bukan lagi orang-orang Filistin asli.

Orang-orang yang mengaku sebagai orang-orang Palestina yang sekarang ini, mereka sebenarnya baru datang setelah pengambil alihan kekuasaan yang dilakukan oleh Khalifah Umar Bin Khattab


Hal ini dapat dibuktikan, dari seperti Yasser Arafat misalnya, pemimpin Palestina yang sangat terkenal, dia adalah bukan orang Filistin, tetapi orang Arab Mesir, dan bukan pula kelahiran Palestina, dimana istrinya pun juga  bukan orang Filistin, melainkan seorang  Wanita Arab Nashrani.

Daud adalah Nabi besar ummat Syalom Israel Yahudi, ummat Syalom Nashrani, dan juga ummat Islam Arab, yang membunuh Goliath Filistin, yang kemudian mendirikan kerajaan Israel.

Bait Suci (juga disebut Bait Allah atau Kenisah) adalah sebutan untuk pusat peribadahan bangsa Israel, dan orang Yahudi di Yerusalem sejak Nabi Daud (1040 SM - 970 SM) , yang terletak di Bukit Bait Suci.

Nabi Daud
Nabi Daud (1040 SM - 970 SM) merupakan seorang nabi dalam Agama Islam, Agama Kristen dan Yahudi, adalah Raja Ketiga (1008 SM - 970 SM) dan yang paling populer dalam kerajaan Israel, yang kemudian pemerintahannya digantikan oleh Raja Salomo (970 SM - 931 SM).

Dalam Agama Islam, Nabi Daud menerima kitab Zabur, sementara dalam agama Kristen, Nabi Daud menuliskan banyak Mazmur yang dikumpulkan ke dalam kitab Mazmur.

Nabi Daud adalah moyang dari Yesus atau Isa al-masih menurut Injil Matius, Injil Lukas dan kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya.

Masa hidupnya secara umum diperkirakan bertarikh 1040 – 970 SM, Pemerintahannya atas Kerajaan Yehuda di Hebron 1008 SM – 1002 SM, dan Pemerintahannya atas seluruh Israel 1002 SM – 970 SM.

Nabi Muhammad
Nabi Muhammad lahir di Mekkah, 571 M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632 M

Nabi Muhammad memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan Pemerintahan Tunggal Islam.

Nabi Muhammad tidak pernah memerintahkan untuk merampas Yerusalem, karena beliau sudah punya 2 Tanah Suci (Mekah & Madinah), dan kiblat sendiri.

Nabi Muhammad selama hidupnya tidak pernah mengajarkan, dan memerintahkan untuk merebut Jerusalem dan Israel. Tidak ada 1 surat pun di Al Quran yang menyebut Ummat Muhammad / Islam harus mengambil alih Israel dan Jerusalem.

Khalifah Umar Bin Khattab
Yerusalem diserang oleh Umar bin Khattab pada periode kekhalifahan kedua atau setelah Nabi Muhammad SAW wafat, atau setelah 8 Juni 632 M.

Berawal saat pasukan Muslim dibawah komando Abu Ubayda mengepung Yerusalem setelah mengambil alih Damaskus dalam Perang Yarmuk. Pada tahun 637, setelah pengepungan Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut.

Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius, dan diundang untuk shalat di dalam gereja (Church of the Holy Sepulchre). Umar memilih untuk shalat ditempat lain, di sebelah timur gereja.

Kemudian, masjid Umar dibangun oleh Sultan Al Afdal, putra Sultan Shalahuddin Al Ayyubi (pada masa kekuasaan Dinasti Ayyubiyah pada abad ke-12) untuk mengenang peristiwa tersebut, dimana masjid ini sendiri terletak di sebelah selatan Gereja Makam Kudus, dan bukan di sebelah timur tempat saat Umar shalat dahulu.

Alur Pikir
Mengamati perjalanan sejarah di atas, semestinya kita sudah semakin paham, mengapa Ummat Nashrani terus mempertahankan Tanah Suci Israel.

Melihat peristiwa pertama kali Umar datang ke Yerusalem, dimana Umar shalat di lapangan, maka dapat dipastikan diseputaran Yerusalem belum terdapat mesjid. Kalau masjid Al Aqsa sudah ada, pasti Umar shalat di masjid Al Aqhsa, bukan di lapangan. Jadi setelah mendirikan masjid Omar (pada abad 12).

Selang beberapa tahun kemudian setelah kejadian Umar shalat di lapangan, barulah masjid Al Aqhsa dibangun (selesai pada tahun 705 M atau + 72 tahun setelah Nabi Muhammad wafat) di atas puing' reruntuhan Bait Suci.

Untuk Ummat Nashrani, wilayah kerajaan Israel adalah cikal bakal sejarah Yahudi Israel dan Nashrani, dimana merupakan wilayah sakral bagi Yahudi Nabi Daud, yang juga merupakan Tanah Kelahiran Nabi Isa / Yesus.

Perang Salib sebagai jawaban untuk merebut Tanah Suci Ummat Nashrani, yang diambil dalam penaklukan kaum Muslim atas Levant (632–661). Pada akhirnya menyebabkan direbutnya kembali Yerusalem pada tahun 1096 M - 1099 M.

Perang Salib (Merebut Kembali Tanah Suci)
Perang Salib Pertama 1096 M – 1099 M dalam rangka merebut kembali Tanah Suci mereka, yang disahkan oleh Paus Urbanus II pada tahun 1095. 

Perang Salib Kedua 1145 M - 1149 M Setelah melewati Bizantium dan memasuki Anatolia, dikalahkan oleh tentara Seljuk (kekaisaran Islam yang dikenal sebagai Kekaisaran Seljuk Agung). Louis, Conrad, dan sisa dari pasukannya berhasil mencapai Yerusalem, dan melancarkan serangan yang "keliru" ke Damaskus pada tahun 1148. Perang Salib di Timur mencapai kemenangan. Kegagalan Perang Salib Kedua ini memicu jatuhnya kembali kota Yerusalem.

Perang Salib Ketiga 1189 M – 1192 M yang dikenal sebagai Perang Salib Para Raja, merupakan suatu upaya para pemimpin Eropa untuk merebut kembali Tanah Suci dari Saladin (Salahuddin Al-Ayyubi). Kampanye ini memperoleh banyak keberhasilan, merebut kota penting Akko dan Yafo, juga membalikkan sebagian besar penaklukan Saladin, tetapi gagal merebut Yerusalem yang menjadi motivasi emosional dan spiritual dari Perang Salib.

Perang Salib Keempat 1202 M – 1204 M adalah suatu ekspedisi bersenjata dari Eropa Barat yang dimaksudkan untuk menaklukkan Yerusalem yang dikuasai kaum Muslim, dengan cara invasi melalui Mesir. Sebaliknya, terjadi serangkaian peristiwa yang berujung pada penjarahan kota Konstantinopel—ibukota Kekaisaran Bizantium yang mana dikendalikan kaum Kristen—oleh Tentara Salib.

Perang Salib Kelima 1217 M – 1221 M adalah upaya kaum Eropa Barat untuk merebut kembali Yerusalem dan seluruh wilayah Tanah Suci lainnya dengan pertama-tama menaklukkan Dinasti Ayyubiyyah yang berkuasa di Mesir.

Perang Salib Keenam berawal pada tahun 1228 sebagai suatu upaya untuk mendapatkan kembali Yerusalem. Perang ini dimulai setelah kegagalan Perang Salib Kelima dan melibatkan sedikit sekali pertempuran yang sebenarnya. Manuver diplomatik Friedrich II, Kaisar Romawi Suci, menyebabkan Kerajaan Yerusalem kembali memperoleh sebagian kendali atas Yerusalem dalam hampir sepanjang lima belas tahun berikutnya (1229-39 M, 1241-44 M) maupun atas daerah lainnya di Tanah Suci.

Perang Salib Ketujuh merupakan suatu perang salib yang dipimpin oleh Louis IX dari Perancis dari tahun 1248 sampai 1254. Sekitar 800.000 bezant (mata uang emas pada abad pertengahan) dibayarkan sebagai uang tebusan untuk Raja Louis. Ia dikalahkan dan ditangkap pasukan Mesir yang dipimpin oleh Sultan Ayyubiyyah Turanshah yang dididukung kaum Mamluk dari Bahri yang dipimpin oleh Faris ad-Din Aktai, Baibars al-Bunduqdari, Saif ad-Din Al-Qutuz, Izz al-Din Aybak, dan al-Mansur Qalawun.

Perang Salib Kedelapan adalah suatu perang salib yang dilangsungkan oleh Louis IX dari Perancis terhadap kota Tunis pada tahun 1270. Perang Salib Kedelapan terkadang diperhitungkan sebagai yang Ketujuh, apabila Perang Salib Kelima dan Perang Salib Keenam diperhitungkan sebagai suatu perang salib tunggal. Perang Salib Kesembilan terkadang juga diperhitungkan sebagai bagian dari yang Kedelapan ini. Perang salib ini dianggap gagal karena Louis meninggal dunia akibat penyakit tidak lama setelah tiba di pesisir Tunisia, dan pasukannya yang juga dilanda wabah penyakit membubarkan diri kembali ke Eropa tidak lama setelahnya.

Perang Salib Kesembilan, yang mana terkadang dikelompokkan bersama dengan Perang Salib Kedelapan, umumnya dianggap sebagai Perang Salib besar yang terakhir di Tanah Suci pada abad pertengahan. Perang ini berlangsung antara tahun 1271–1272. Kegagalan Louis IX dari Perancis untuk menguasai Tunis dalam Perang Salib Kedelapan Edward, putra Henry III dari Inggris, untuk berlayar ke Akko dalam rangka melangsungkan apa yang disebut sebagai Perang Salib Kesembilan.

Perang Salib Kesembilan meraih beberapa kemenangan yang mengesankan bagi Edward atas Baibars. Pada akhirnya Perang Salib dipandang tidak begitu banyak kegagalan ketika kemudian menarik diri; Edward memiliki kekhawatiran akan masalah-masalah di negaranya dan merasa tidak mampu untuk menyelesaikan konflik-konflik di dalam wilayah-wilayah outremer yang tersisa. Dapat dikatakan bahwa semangat untuk melakukan Perang Salib sudah hampir "punah", pada periode ini juga. Hal ini juga merupakan pertanda ambang keruntuhan kubu-kubu pertahanan Tentara Salib terakhir yang masih tersisa di sepanjang pesisir Mediterania.

Dengan melihat sejarah pengambilalihan Yerusalem oleh Bangsa Arab, maka pusat ke Nashranian terpaksa dipindah ke Byzantium. "Bizantium" berasal dari kata "Byzantium", yaitu nama kota Konstantinopel sebelum menjadi ibukota Konstantinus yang Agung.

Setelah tinggal dan besar di Konstantinopel, Nashrani Byzantium pun dihancurkan oleh Muhammad Al Fatih (seorang raja atau sultan Kerajaan Utsmani - disebut juga sebagai Sultan Muhammad II - 7 Febuari 1451). Untuk kali kedua orang-orang Nashrani harus pindah, kali ini yang dipilih adalah Vatican, hal ini agar mereka mendapat perlindungan dari Roma.

Pada tanggal 29 Mei 1453 M, Sultan al-Ghazi Muhammad berhasil memasuki Kota Konstantinopel. Sejak saat itulah ia dikenal dengan nama Sultan Muhammad al-Fatih, penakluk Konstantinopel.

Selanjutnya karena merasa selalu dikejar-kejar oleh Bangsa Arab, maka seluruh kerajaan Nashrani bersatu, dibawah kepemimpinan Inggris, untuk kembali mengambil alih Tanah Suci Yerusalem milik mereka. Perang ini dinamakan dengan Perang Salib, dan saat itu ummat Nashrani berhasil merebut kembali Yerusalem.

Orang Nashrani sangat percaya kepada Kitab Suci mereka yang menyebutkan, bahwa Israel adalah Tanah Suci pemberian Tuhan, dan Tuhan akan melindungi sampai hari kiamat.

Seyogyanya kita mempelajari sejarah secara Lini Masa, sehingga tidak seenaknya menilai sesuatu. Kalau kita memulainya hanya dari Perang Salib, mungkin Perjuangan Palestina dapat dibenarkan, tetapi jika mempelajari sejarah awal yang sebenarnya, maka tidak sepatutnya, Tanah Suci Agama lain ingin dikuasai.

Sebagai analoginya, apakah mungkin Tanah Suci Agama X, dikuasai atau dikelola oleh Agama Y, atau sebaliknya...

Nabi Muhammad tidak pernah memerintahkan untuk merampas Yerusalem, karena Beliau sudah punya 2 Tanah Suci (Mekah & Madinah), dan Kiblat sendiri. Di dalam Quran pun tidak ada satupun ayat yang menyebut harus menguasai Yerusalem. 

Singkatnya, jika Arab Islam yang benar-benar mengikuti ajaran Nabi Muhammad, pasti tidak punya niat untuk merampas Israel / Yerusalem, karena Nabi sendiri mengajarkan "Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu"...

Gerakan Nasionalis di Eropa
Tahun 1800-an, lahir sebuah gerakan nasionalis baru di Eropa, yang mereka namakan "Gerakan Zionis". Zionisme sendiri merupakan gerakan politik yang mendukung pembentukan negara Yahudi.

Hal ini dikarenakan, orang-orang Yahudi merasa didiskrimiasi, sehingga mereka perlu memiliki negara sendiri, guna menghindar dari diskriminasi dan penindasan yang dilakukan orang-orang Eropa.

Dari Kongres Zionis I tahun 1897, mereka memutuskan untuk kembali merebut "Tanah Yang Dijanjikan". Yang kala itu masih merupakan bagian dari Kekaisaran Turki Utsmani (Lihat Sejarah di atas)

Sebelum agresi dilakukan, gerakan Zionis tersebut yang dipimpin oleh Theodor Herzl, menyodorkan uang pembayaran sebanyak 150 juta poundsterling sebagai tebusannya. Tetapi ditolak oleh Sultan Utsmani, Sultan Abdulhamid II, yang kala itu berkuasa.

Setelah Perang Dunia I, akhirnya Inggris berhasil merebut Palestina dari kekuasaan Utsmani pada tahun 1917. Setelah itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Arthur Balfour, mengeluarkan deklarasi untuk mendukung gerakan Zionis, dalam rangka pembentukan negara Yahudi di Palestina.

Persetujuan PBB
Tahun 1947, PBB menyetujui Pembagian Palestina menjadi dua negara, yakni satu negara Yahudi dan satu negara Arab.

14 Mei 1948, Israel memproklamirkan kemerdekaannya, yang langsung diikuti oleh peperangan dengan negara-negara Arab di sekitarnya yang menolak rencana pembagian tersebut.

Israel kemudian memenangkan perang tersebut, dan mengukuhkan kemerdekaannya, dan akibat dari perang tersebutlah, Israel berhasil memperluas batas wilayah negaranya melebihi batas wilayah yang ditentukan oleh Rencana Pembagian Palestina.

Sejak saat itulah, Israel terus menerus berseteru dengan negara-negara Arab tetangga, yang mengakibatkan peperangan dan kekerasan yang berlanjut terus.

Meskipun Israel sudah menandatangani perjanjian damai dengan Mesir dan Yordania, tetapi usaha perdamaian antara Palestina dan Israel hingga saat ini belum berhasil.

Lini Masa
  • Tahun 1040 SM - 970 SM - Untuk Ummat Nashrani, wilayah kerajaan Israel adalah cikal bakal sejarah Yahudi Israel dan Nashrani, dimana merupakan wilayah sakral bagi Yahudi Nabi Daud, yang juga merupakan Tanah Kelahiran Nabi Isa / Yesus.
  • Tahun 571 M - Nabi Muhammad lahir di Mekkah, 571 M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632 M
  • Tahun 632 M - Yerusalem diserang oleh Umar bin Khattab pada periode kekhalifahan kedua atau setelah Nabi Muhammad SAW wafat, atau setelah 8 Juni 632 M.
  • Tahun 637 M - Abu Ubayda mengepung Yerusalem - Berawal saat pasukan Muslim dibawah komando Abu Ubayda mengepung Yerusalem setelah mengambil alih Damaskus dalam Perang Yarmuk. Pada tahun 637, setelah pengepungan Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut.
  • Tahun 705 M - Masjid Al Aqhsa dibangun - Selang beberapa tahun kemudian setelah kejadian Umar shalat di lapangan, barulah masjid Al Aqhsa dibangun (selesai pada tahun 705 M atau + 72 tahun setelah Nabi Muhammad wafat) di atas puing' reruntuhan Bait Suci.
  • Tahun 1096 M - Dimulainya Perang Perebutan Kembali Yerusalem - Perang Salib sebagai jawaban untuk merebut Tanah Suci Ummat Nashrani, yang diambil dalam penaklukan kaum Muslim atas Levant (632–661). Pada akhirnya menyebabkan direbutnya kembali Yerusalem pada tahun 1096 M - 1099 M. 
  • Tahun 1917 M -  Gerakan Zionis Berhasil Merebut Palestina - Setelah Perang Dunia I, akhirnya Inggris berhasil merebut Palestina dari kekuasaan Utsmani pada tahun 1917. Setelah itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Arthur Balfour, mengeluarkan deklarasi untuk mendukung gerakan Zionis, dalam rangka pembentukan negara Yahudi di Palestina.
  • Tahun 1947 M -  PBB menyetujui Pembagian Palestina menjadi Dua Negara, yakni satu negara Yahudi dan satu Negara Arab.
  • Tahun 1948 M - Israel Memproklamirkan Kemerdekaannya

Literatur :
https://id.wikipedia.org/wiki/Gaza
https://id.wikipedia.org/wiki/Daud
http://javawindows.web.id
https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad
http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/17/12/08/p0mre2396-saat-umar-bin-khattab-masuk-yerusalem
https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Umar_(Yerusalem)
http://wassito.blogspot.co.id/2010/02/umar-bin-khatab-634-644-m-profil.html

Foto : Istimewa
Read More »

Penghargaan bagi Rahmat Effendi Calon Wali Kota Bekasi

Selama menjabat sebagai Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menerima berbagai bentuk penghargaan, antara lain :

Periode 2016, 26 penghargaan
Periode 2017, 14 penghargaan, baik tingkat Provinsi maupun Nasional.

Salah satu penghargaan yang bergengsi kepada Walikota Bekasi ini adalah, Piagam dari Komnas HAM RI pada 16 Maret 2017. Penghargaan tersebut, sehubungan dengan peniliaian, dimana Rahmat Effendi dianggap turut berperan dan berkomitmen tinggi dalam perlindungan serta menjamin hak atas kebebasan berAgama dan berKeyakinan di Kota Bekasi.

Selain daripada itu, di bidang Tata Kelola Pemerintahan, Rahmat Effendi juga mendapatkan Penghargaan khusus untuk Kota Bekasi dari Indonesia Institute for Public Governance sebagai pemerintah daerah dengan Kinerja dan Tata Kota baik. (DE) | Foto : Istimewa
Read More »

Miras Oplosan Menelan Korban di Bekasi

Bekasi, (d'MonitorBekasi) Dari data Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, ada tujuh orang tewas setelah meminum Miras (Minuman Keras) oplosan di tiga kecamatan di Kota Bekasi, hingga Kamis (5/4) dini hari. Sebelumnya, ke tujuh pemuda tersebut sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Korban meninggal dunia tersebut diduga disebabkan oleh miras oplosan, yang tadinya berjumlah lima orang, kini bertambah dua orang, sehingga menjadi tujuh orang dari lokasi yang berbeda. Namun, pihak kepolisian akan memastikan penyebabnya setelah keluar hasil laboratorium.

Ketujuh korban berinisial RW, AR, RB, AN, BA, AD, dan SP tewas pada kelompok tongkrongan yang berbeda. RW, AR, dan RB berpesta miras oplosan di Jalan Ratna Gang H Rahim Nomor 206 RT03/RW01, Kelurahan Jati Bening, Kecamatan Pondok Gede, bersama tiga temannya yang masih dalam pengobatan.

Pihak kepolisian hingga saat ini telah menangkap dua orang tersangka beserta barang bukti alat-alat pengoplos, dan jenis apa saja yang dioplos. Mereka adalah penjual miras oplosan, dan peraciknya. Sementara itu, masih ada dua pelaku lain yang masih dalam pengejaran pihak Kepolisian.

Dari kejadian tersebut, masyarakat dihimbau agar segera melaporkan, jika ada indikasi penjual atau pembeli miras oplosan. (DE) | Foto : Istimewa
Read More »

Ketua MPC. Pemuda Pancasila Bekasi minta maaf soal Penganiayaan di Lapak Durian

Bekasi, (d'MonitorBekasi) - Terkait peristiwa pembakaran pos ormas kepemudaan di Jatiwaringin, Bekasi, kemarin Rabu (28/3/2018) dini hari, perwakilan ormas Pemuda Pancasila angkat bicara.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi, Aries Budiman mengungkapkan kejadian ini diduga berawal dari peristiwa penganiayaan anggota TNI AU di lapak penjualan durian di Jati Asih beberapa waktu lalu.

"Terjadinya peristiwa ini, didugai imbas dari rentetan peristiwa beberapa waktu lalu di mana ada anggota PP yang melakukan pemalakan atas pedagang durian, yang anggota TNI AU,  dan ini sangat kami sesali, " ucap Aries yang ditemui Rabu (28/3/2018).

Meski belum secara pasti mengetahui pelaku pembakaran, Aries meyakini peristiwa ini saling terkait. Aries berencana untuk meminta maaf dan memilih jalan damai dengan pihak TNI terkait kesalahan yamg dilakukan anggotanya.

"Bagaimana pun TNI adalah bapak yamg melahirkan PP. Saya minta kepada seluruh anggota PP baik yang melakukan maupun yang tidak melakukan kekerasan, untuk meminta maaf kepada TNI. Saya sebagai ketua memohon maaf pada TNI," ucap Aries.

Aries juga menegaskan sudah meminta kepada para pimpinan cabang untuk mencari anggota yang melakukan penganiayaan.

Jika sampai tidak ditemukan untuk diproses secara hukum, Aries menjanjikan akan memberi sanksi untuk para pemimpin cabang.

Aries juga berencana menemui pimpinan TNI untuk membicarakan proses perdamaian antara kedua belah pihak.

"Saya minta damai dan saya akan datangi pimpinan TNI AU. Namun saya juga berharap kepada pihak berwenang supaya tindakan seperti penculikan, pembakaran dan pengepungan rumah ketua PAC Pondok Gede harus ditindaklanjuti supaya ada efek jera," ucap Aries.

Pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota yang dihubungi mengungkapkan masih mendalami kasus ini dan berusaha menyelidiki apa motif dan siapa pelaku yang melakukan. (GDP) | Sumber : depoKini
Read More »