INDIE streaming

Bahasa

Bekasi, (d' monitor Bekasi) - Beruntung kita kalau ke luar negeri, dan kita menanyakan kepada orang tersebut, apakah ia dapat berbahasa Indonesia, maka kita cukup "do speak bahasa ?", dan mereka sudah mengerti, bahwa kita sesungguhnya menanyakan "Apakah Anda dapat berbicara dengan Bahasa Indonesia"

Dari pengalaman saya tinggal dan berkunjung ke beberapa negara di Eropa dan Asia, ternyata sudah banyak sekali orang yang dapat berbahasa Indonesia. 

Sementara saya sendiri hanya bisa Bahasa Inggris dan Jerman, dan tentunya Bahasa Indonesia. Sangatlah senang sekali jika ada yang bisa berbahasa Indonesia di negeri orang, selain mereka senang juga untuk latihan Bahasa Indonesia yang sangat mudah itu, dan kita juga bisa memperkenalkan budaya kita melalui Bahasa.

Bahasa selain alat komunikasi, juga sebagai cermin budaya si penuturnya sendiri. Sehingga janganlah malu bertanya kepada penduduk setempat yang antusias berbicara menanyakan mengenai Indonesia kepada Sobat.

Di rubrik Bahasa ini kita tidak akan membahas mengenai tata bahasa atau apapun, melainkan saya ingin mencoba mengabsorb kata-kata asing yang banyak digunakan oleh teman-teman.

Saat ini banyak anak-anak muda yang krisis eksistensi (kehilangan jati dirinya), sehingga biar mempunyai ciri, mereka suka berbicara dengan bumbu-bumbu bahasa asing. Tapi lucunya pas diajak berbicara dengan bahasa asing tersebut, mereka tidak bisa. Kalau demikian, apa sebutannya kalau bukan "Krisis Eksistensi"

Untuk itu, marilah sejak sekarang kita bangga dengan Bahasa kita sendiri.

Contoh singkatan yang sering digunakan : OTW (on the way), BTW (by the way). Memangnya kita tidak bisa memiliki singkatan dengan bahasa kita sendiri? Jawabnya bisa banget, misalnya OTW kita ganti dengan Daper (dalam perjalanan), dan BTW kita ganti denga NN (Ngomong-ngomong), apa kurang kereen?

Masih ada lagi yang lebih esensial, makna bahasa dengan Kearifan Lokal Leluhur kita, misalnya Sobat mengatakan TQ (thank you) itu bukan berarti Terimakasih, tetapi merupakan ungkapan apresiasi.

Makna Terimakasih (saya terima kasihmu), Terimakasih Kembali (saya kembalikan kasihmu), yang memiliki makna Kearifan Lokal yang dalam, yang dapat disingkat dengan TK (terimakasih), dan TKK (terimakasih kembali). 

Baik itu sekilas penjelasan dari rubrik Bahasa di laman ini. Terimakasih