INDIE streaming

Banyak yang nge-Klaim Indie Band, apa sih Indie Music?

Awalnya Indie Band muncul karena tuntutan kreatifitas anak muda, dimana mereka bisa dikatakan memiliki alunan yang out of the box, sehingga produser enggan untuk memproduksi sebagai Label dari Band-band tersebut. Dimana menurut Label, musik-musik dengan alunan yang out of the box ini susah menembus pasaran, yang ujung-ujungnya hanya uang yang menjadi pertimbangan produser.

Tidak demikian bagi anak-anak kreatif, mereka tidak perduli apakah akan laku atau tidak di pasaran, yang penting mereka terus berkreasi.

Dengan jalannya waktu, ternyata penggemar Indie Music atau anak-anak muda yang sudah bosan dengan musik mainstream, lebih memilih Indie Music sebagai pilihan mereka untuk menikmati musik, yang secara tidak sadar, mereka pun membawakan diri mereka sendiri ke alam yang lebih kreatif.

Ada juga yang mengatakan, bahwa Indie Music adalah antara musik yang dimainkan oleh musisi Profesional (Label) dengan musisi Amatir (Indie). Tetapi yang jelas, Indie Music adalah naluri bermusik seorang musisi yang berbasis dari apa yang ia ingin ekspresikan.

Olehkarenya tidak mengherankan, di awal mulanya muncul istilah Indie Music, pasti diperuntukan untuk band-band ekspresif, seperti : rock, metal dlsb. Dimana band-bank ekspresif keras tersebut, tidak disukai semua kalangan, terutama oleh orang-orang tua. 

Sementara band-band mainstream selalu mencari pasar dengan range yang seluas-luasnya, kalau perlu dari mulai anak-anak hingga orang-orang tua, hal ini mengingat kebutuhan label untuk meraub untung sebesar-besarnya dari penjualan Pringan Hitam, Casseete, CD, dan terakhir penjualan mp3 secara online.

Berjalannya waktu, tidak berkembangnya Indie Music pada zaman sarana Analog Recording, dikarenakan perlunya modal yang besar untuk memproduksi sebuah rekaman, begitu pula untuk  mendistribusikannya. Tetapi tidak saat ini, dimana Sobat dapat menggunakan Digital Recording yang sangat murah dibandingkan dengan Analog Recording

Ditambah untuk memasarkannya, dahulu kala sebuah perusahaan harus memiliki jaringan distribusi manual (Luring) yang besar, artinya memiliki tenaga kerja yang banyak, selain agen-agen di banyak daerah, agar Pringan Hitam, Casseete, dan CD, dapat sampai ke tangan pembeli.

Seiring berkembangnya Digital dan Daring, berkembanglah Indie Music bak Jamur di Musim Hujan.

Kini Sobat bisa dengan mudah memproduksi dan memasarkannya melalui berbagai Media Daring, dan mempromosikannya melalui Media Sosial.

Jadi saatnya bagi Sobat yang masih SMA dan memiliki kreatifitas, jangan sungkan untuk mencoba membuat Indie Band, dan mencobanya, siapa tahu bisa menjadi lahan penghasilan Sobat, sebelum Sobat benar-benar mapan secara finansial.

Musik adalah jiwa, ketika Sobat memainkan lagu kegalauan itulah jiwa Sobat. Agar Sobat tumbuh besar dengan Jiwa yang Positif, maka buatlah lagu-lagu yang penuh Harapan dan Cita-cita Besar demi masa depan yang baik, bukan lagu-lagu Putus Asa. (Dimazz Egan)